Badan Perizinan
KBLI

KBLI 2025 Resmi Berlaku: Apa Saja yang Berubah dari KBLI 2020

KBLI 2025 menggantikan KBLI 2020 sejak Desember 2025. Simak perubahan strukturnya, nasib kode lama, dan langkah yang perlu dicek pemilik usaha.

Tim Badan PerizinanTerbit 1 November 2026 · 5 menit baca
Seorang pemateri menjelaskan bagan di papan tulis kepada peserta
Foto: blue sky / Unsplash

Anda membuka OSS untuk mengurus izin, lalu kode KBLI yang dulu Anda pakai tidak muncul lagi. Atau notaris bilang kode di akta perlu disesuaikan. Banyak pemilik usaha kaget, padahal penyebabnya satu: Indonesia kini memakai KBLI 2025, bukan lagi KBLI 2020.

Tulisan ini merangkum apa yang berubah, apa yang tidak, dan apa yang sebaiknya Anda periksa sekarang, tanpa istilah yang berbelit.

Dasar hukumnya: Peraturan BPS Nomor 7 Tahun 2025

KBLI atau Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia adalah pengelompokan aktivitas ekonomi yang disusun Badan Pusat Statistik (BPS). Versi terbarunya ditetapkan lewat Peraturan BPS Nomor 7 Tahun 2025, yang ditetapkan pada 17 Desember 2025 dan berlaku sejak diundangkan pada 18 Desember 2025.

Beberapa ketentuan pentingnya:

  • KBLI disesuaikan dengan standar internasional ISIC Revision 5 yang dipakai PBB.
  • Pasal 4: penggunaan KBLI di luar kegiatan statistik, termasuk untuk perizinan berusaha, mengikuti peraturan perundang-undangan yang mengatur bidang itu.
  • Pasal 5: semua pengguna KBLI wajib menyesuaikan paling lambat 6 bulan sejak peraturan diundangkan.
  • Pasal 6: Peraturan BPS Nomor 2 Tahun 2020 tentang KBLI 2020 dicabut dan tidak berlaku lagi.

Artinya, sejak akhir 2025 acuan resminya adalah KBLI 2025. Masa penyesuaian 6 bulan itu jatuh sekitar pertengahan Juni 2026, sehingga per hari ini masa tersebut sudah lewat.

Perubahan struktur: dari 21 menjadi 22 kategori

KBLI tetap memakai lima tingkat: kategori (huruf), golongan pokok (2 digit), golongan (3 digit), subgolongan (4 digit), dan kelompok (5 digit). Kode 5 digit inilah yang biasa dipakai dalam perizinan.

Menurut lampiran Peraturan BPS 7/2025, KBLI 2025 terdiri atas 22 kategori (A sampai V), 87 golongan pokok, 257 golongan, 519 subgolongan, dan 1.559 kelompok. Jumlah kelompoknya lebih sedikit dibanding KBLI 2020, karena sejumlah kode digabung, sementara kode lain justru dipecah menjadi lebih rinci.

Perubahan yang paling terasa ada di bidang informasi dan komunikasi. Di KBLI 2020, bidang ini berada dalam satu kategori J. Di KBLI 2025 bidang itu dipecah menjadi dua:

  • Kategori J: Aktivitas Penerbitan, Penyiaran, serta Produksi dan Distribusi Konten.
  • Kategori K: Aktivitas Telekomunikasi, Pemrograman Komputer, Konsultansi, Infrastruktur Komputasi, dan Jasa Informasi Lainnya.

Karena ada kategori baru, huruf kategori sesudahnya ikut bergeser. Keuangan dan asuransi kini kategori L, real estat kategori M, aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis kategori N, dan seterusnya sampai V untuk badan internasional. Jadi jangan mencocokkan kategori hanya dari hurufnya bila Anda membaca dokumen lama.

Cari kode KBLI 2025Tim Badan Perizinan siap membantu mengurusnya untuk Anda. Lihat detail

Kode baru yang mengikuti perkembangan usaha digital

KBLI 2025 menambah atau merapikan banyak kode yang sebelumnya terasa kurang pas untuk usaha digital. Beberapa contoh yang ada di KBLI 2025:

  • 47901 Platform Digital Intermediasi Perdagangan Eceran, untuk pengelola lokapasar (marketplace) yang mempertemukan penjual dan pembeli dengan imbalan atau komisi.
  • 62191 Aktivitas Pengembangan Aplikasi Perdagangan Melalui Internet (E-commerce).
  • 62192 Aktivitas Pengembangan Aplikasi dan Produksi Konten Berbasis Media Imersif.
  • 62193 Aktivitas Pengembangan Aplikasi Berbasis Teknologi Blockchain.
  • 62194 Aktivitas Pengembangan Komponen Dasar Kecerdasan Buatan.
  • 60390 Aktivitas Situs Jejaring Sosial dan Distribusi Konten Lainnya.

Jualan online tidak lagi punya kode khusus

Ini perubahan yang paling sering ditanyakan. Di KBLI 2020 ada kelompok perdagangan eceran melalui media, misalnya 47911 dan 47919, yang banyak dipakai toko online. Kode-kode itu tidak ada lagi di KBLI 2025.

Uraian golongan pokok 47 (Perdagangan Eceran) di KBLI 2025 menyatakan bahwa perdagangan eceran diklasifikasikan berdasarkan barang yang diperdagangkan, tanpa memperhatikan cara penjualannya, baik lewat toko, online, kios, maupun pasar. Jadi toko online pakaian memakai kode eceran pakaian, toko online kosmetik memakai kode eceran kosmetik, dan seterusnya.

Kalau Anda menjual barang buatan sendiri, uraian golongan pokok 47 juga mengingatkan bahwa manufaktur beserta penjualan barangnya umumnya masuk kategori C (Industri), bukan perdagangan eceran.

Apakah izin yang sudah terbit jadi batal?

Tidak. Dalam siaran pers BPS bulan April 2026 tentang Surat Edaran Bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Menteri Hukum, dan Kepala BPS, pemerintah menegaskan bahwa penerapan KBLI 2025 tidak mewajibkan pelaku usaha mengurus perizinan baru. Izin yang terbit sebelumnya tetap berlaku.

Rinciannya kira-kira begini:

  • Jika yang berubah hanya kodenya berdasarkan tabel konversi, penyesuaian dilakukan otomatis oleh sistem OSS dan AHU, tanpa perubahan anggaran dasar.
  • Jika ada perubahan substansi, yaitu maksud dan tujuan atau ruang lingkup kegiatan usaha berubah, pelaku usaha wajib menyesuaikan sendiri melalui OSS atau AHU.
  • Selama masa transisi, KBLI 2020 dan KBLI 2025 dipakai berdampingan sampai seluruh penyesuaian selesai.

BPS juga menyusun tabel konversi dua arah antara KBLI 2020 dan KBLI 2025. Perubahannya terbagi tiga jenis: kode yang tetap atau padanannya langsung, kode yang dipecah menjadi beberapa kode, dan beberapa kode yang digabung menjadi satu. Laman OSS menyediakan alat konversi untuk mengecek kode lama Anda.

Langkah praktis yang sebaiknya Anda lakukan

  1. Kumpulkan kode KBLI yang tercantum di NIB dan di akta pendirian atau akta perubahan terakhir.
  2. Cek setiap kode lama di alat konversi OSS. Perhatikan apakah kodenya tetap, dipecah, atau digabung.
  3. Jika kode dipecah, baca uraian setiap kode baru dan pilih yang benar-benar sesuai kegiatan Anda.
  4. Masuk ke OSS dan pastikan data usaha sudah tampil dengan kode KBLI 2025 yang tepat.
  5. Jika kegiatan usaha Anda memang berubah atau bertambah, siapkan perubahan data, termasuk perubahan anggaran dasar bila diperlukan.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Menyalin daftar KBLI lama dari internet tanpa mengecek apakah kodenya masih ada di KBLI 2025.
  • Menganggap huruf kategori sama dengan versi 2020, padahal sebagian sudah bergeser.
  • Memilih kode hanya dari judulnya tanpa membaca uraian mencakup dan tidak mencakup.
  • Mengira semua izin harus diurus ulang, lalu panik. Untuk perubahan kode saja, pemerintah menyatakan konversinya otomatis.

Anda bisa menelusuri seluruh kode beserta uraian resminya di halaman pencarian KBLI 2025 kami. Bila Anda ragu kode mana yang cocok, atau perlu menyesuaikan data di OSS dan akta, tim Badan Perizinan dapat membantu.

Artikel ini bersifat edukasi umum, bukan nasihat hukum untuk kasus tertentu. Aturan dapat berubah sewaktu-waktu; periksa sumber resmi untuk ketentuan terbaru atau konsultasikan dengan tim kami.

Siap mengurus legalitas usaha Anda?

Ceritakan kebutuhan Anda, tim kami bantu memilih paket dan mengurus dokumennya.

Artikel terkait

Chat dengan kami